Komite Pemuda Lombok Timur (KPL) menggelar deklarasi sekaligus workshop
kepemudaan. Hadir dalam deklarasi itu Bupati Lombok Timur, HM. Ali Bin Dachlan,
Forum Komuniasi Pemerintah Daerah (FKPD), pengurus organisasi kepemudaan (OKP),
pengurus Karang Taruna, dan tamu undangan lain.
Bupati Lombok Timur dalam sambutannya mengatakan, hadirnya organisasi KPL
ini merupakan sejarah baru di Lombok Timur. "Saya harap organisasi ini
berjalan dengan baik, mampu menjalankan visi dan misinya," tegas Bupati di
Selong, Selasa (18/11/2014).
Menurutnya, jika organisasi ini berjalan dengan baik, mampu melakukan hal
positif bagi daerah pihaknya yakin akan menjadi organisasi yang dapat bermitra
dengan siapa saja. "Jadi komite pemuda harus menjaga
independensinya," harapnya.
Disebutkan, ada ribuan organisasi yang ada namun tidak semua memiliki tekad
dan semangat yang kuat untuk memajukan organisasi. Komite Pemuda Lombok Timur
yang sekarang ini dideklarasikan, lahir ditengah lika-liku kehidupan organisasi
yang pelik. Namun demikian,
diharapkan mampu menjaga idealisme dan menjaga nilai-nilai luhur organisasi.
"Kepentingan organisasi harus mampu dipisahkan dengan kepentingan pribadi. Jangan menyerah di
tengah jalan tapi harus bertanggung jawab dan bisa mengukir sejarah di negeri
ini," imbaunya.
Sementara itu, Ketua KPL Hari Hartawan dalam sambutannya menyampaikan,
keberadaan KPL ini
adalah sebagai wadah berkumpul untuk membangun
gagasan-gagasan, kemudian dituangkan dalam bentuk kerja yang konkrit agar
pemuda hari ini dan di masa yang akan datang lebih baik.
Menurutnya ada banyak potensi pemuda yang dimiliki bangsa ini, oleh sebab
itu dengan lahirnya organisasi KPL diharapkan mampu memberikan jawab atas
sebagian kecil dari masalah kepemudaan di Lombok Timur.
"KPL memiliki visi, menjadi pemuda Lombok Timur yang memiliki sistem
sosial, ekonomi dan budaya yang tangguh dalam menghadapi perkembangan
zaman," urainya. Untuk menjalankan visi organisasi, KPL menyusun misi diantaranya, mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung
bagi pengembangan pemuda, advokasi, penumbuhan kesadaran dan
pengetahuan di segala bidang.
Selain itu, KPL diharapkan dapat memfasilitasi pengarusutamaan pemuda dalam
pembangunan yang berkesinambungan. Menggunakan berbagai perspektif dan aksi
yang bersifat multi sektor serta multi disiplin ilmu. Menjadi wadah kerjasama
efektif multi-pihak dan lintas bidang/sektor dalam proses pembangunan
berkelanjutan," ucapnya.
Memberikan sumbangan pemikiran dalam pembangunan daerah melalui upaya yang
terpadu dan terkoordinasi dalam proses penyusunan kebijakan, perencanaan,
administrasi dan pengambilan keputusan pembangunan.
Selanjutnya, memobilisasi sumber daya dan kapasitas pemangku kepentingan
lokal, regional, lembaga-lembaga nasional, dan internasional/struktur
Perserikatan Bangsa-Bangsa yang relevan, serta menjadi center of excellence dalam bidang
kepemudaan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar